Meningkatkan SDM Desa Melalui Pendidikan Nonformal
Karanggan, – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Hadi Karanggan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat desa. Melalui kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan secara rutin, PKBM ini menjadi wadah bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan, meningkatkan keterampilan, dan memperluas wawasan di luar jalur formal.
Dalam kegiatan pembelajaran terbaru yang berlangsung di lokasi PKBM Al-Hadi Karanggan, hadir Ketua PKBM beserta Kepala Sekolah program kesetaraan, yang bersama-sama memberikan motivasi kepada para peserta didik. Mereka menegaskan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat serta peran strategis pendidikan dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul di pedesaan.
Ketua PKBM Al-Hadi Karanggan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan masyarakat.
“Kami berupaya menjadikan PKBM ini bukan hanya tempat belajar membaca dan menulis, tetapi juga tempat membangun karakter, kreativitas, dan kemandirian warga desa,” ujarnya.
Kepala Sekolah program kesetaraan menambahkan bahwa kegiatan belajar di PKBM membuka kesempatan bagi semua kalangan — baik remaja, orang dewasa, maupun warga lanjut usia — untuk memperoleh ilmu pengetahuan sesuai kemampuan dan kebutuhan mereka.
“Melalui pendidikan nonformal, warga desa dapat mengembangkan potensi diri dan berkontribusi langsung pada kemajuan desa,” katanya.
Selain pembelajaran akademik seperti Paket A, B, dan C, PKBM Al-Hadi Karanggan juga menyelenggarakan pelatihan keterampilan seperti kerajinan tangan, pengolahan hasil pertanian, serta pelatihan digital dasar. Program ini terbukti membantu masyarakat meningkatkan taraf ekonomi sekaligus memperluas peluang kerja.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat sekitar, PKBM Al-Hadi Karanggan menjadi contoh nyata bahwa pendidikan nonformal mampu menjadi pilar penguat pembangunan manusia di pedesaan. Melalui semangat belajar dan kerja sama, cita-cita untuk meningkatkan SDM desa bukan lagi sekadar wacana, tetapi sudah mulai terwujud.